Jatilawang, Banyumas — Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) Jatimakmur LKD Jatilawang menyalurkan bantuan sebesar Rp12.000.000,- untuk program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Bantuan ini disalurkan ke 11 desa di wilayah Kecamatan Jatilawang, salah satunya Desa Adisara, sebagai bagian dari upaya kolektif memperbaiki kondisi hunian warga kurang mampu.
Di Desa Adisara, penerima manfaat program adalah saudara Sutrisno, warga RT 005 RW 003. Kondisi rumah Sutrisno disebutkan sangat memprihatinkan dan berisiko bagi keselamatan penghuninya. Dengan adanya bantuan dari BUMDESMA, perbaikan rumah diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup serta keamanan keluarga.
Dana bantuan digunakan untuk pembelian material bangunan dan upah tenaga kerja yang diperlukan dalam proses rehabilitasi. Ketua RT 05 RW 03, Bapak Sidik Purnomo, mengatakan bahwa selain pemanfaatan dana, warga setempat juga dilibatkan melalui kegiatan gotong royong untuk membantu tenaga tukang. “Kami mengajak seluruh warga untuk turut serta bergotong royong membantu renovasi. Ini bukan hanya soal dana, tetapi semangat kebersamaan untuk memperbaiki lingkungan dan membantu tetangga yang membutuhkan,” ujar Sidik.
Kepala Desa Adisara, Tutik Rahmi Relawati, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BUMDESMA Jatimakmur LKD Jatilawang atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya meringankan beban individu tetapi juga menyelesaikan salah satu persoalan sosial di desa. “Kami berterima kasih kepada BUMDESMA yang telah peduli. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga Pak Sutrisno dan menjadi contoh sinergi antara lembaga desa dan masyarakat dalam menangani permasalahan sosial,” kata Tutik.
Program perbaikan rumah ini merupakan bagian dari komitmen BUMDESMA Jatimakmur untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk desa melalui program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Penyaluran ke 11 desa di Kecamatan Jatilawang menandakan upaya yang lebih luas untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.
Proses renovasi di Desa Adisara diperkirakan akan berjalan dalam beberapa hari ke depan, dengan prioritas perbaikan atap dan dinding agar hunian kembali aman dan layak ditempati. Pihak desa dan RT terus memantau pelaksanaan agar dana dimanfaatkan secara efisien dan pekerjaan selesai tepat waktu.
Dengan kolaborasi antara BUMDESMA, perangkat desa, ketua RT, dan partisipasi warga, diharapkan program ini dapat menjadi model penanganan RTLH yang efektif dan berkelanjutan di kecamatan Jatilawang.

