Sistem Informasi Desa Adisara
Pada Minggu, 2 November 2025,
sekitar pukul 07.30 hingga 11.30 WIB, masyarakat Desa Adisara dan Tunjung
bergotong royong melaksanakan kerja bakti pengerasan gang di gang belakang SMK
Wijaya Kusuma Jatilawang, jalur desa Adisara – Tunjung. Kegiatan ini diikuti
sekitar 25 orang yang berasal dari berbagai unsur masyarakat setempat.
Anggaran untuk pengerasan gang
tersebut sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat, berupa patungan sukarela.
Dengan semangat kebersamaan, warga secara aktif menyumbangkan dana dan tenaga
demi memperbaiki kondisi jalan yang selama ini kurang layak, terutama saat
musim hujan.
Kasi Pemerintahan Desa Adisara,
Afif S Faozi, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa
spirit guggur gunung atau gotong royong masih terjaga dan terus
dipertahankan. Ia berharap dengan keterlibatan pemerintah desa, lembaga desa,
serta masyarakat secara aktif, tradisi gotong royong akan semakin meningkat
dari waktu ke waktu.
Ketua RT 05 RW 02, Harsito,
menambahkan bahwa inisiatif kerja bakti ini muncul karena keprihatinan terhadap
kondisi jalan yang licin dan berlumpur, yang sempat menyebabkan seorang warga
terpeleset beberapa minggu lalu. Berkat bantuan material dari para donator,
ketua RT berkoordinasi dengan warga desa Tunjung demi kelancaran pelaksanaan
kerja bakti.
Sementara itu, Ketua RW 02 Desa
Adisara, Budi Karyono, mengungkapkan bahwa meskipun jalan tersebut secara
administrasi masuk wilayah desa Tunjung, prakarsa perbaikan datang dari warga
Adisara. Hal ini dilandasi rasa kemanusiaan dan kepentingan bersama sehingga
semua warga terlibat. Ia menegaskan pentingnya mempertahankan semangat gotong
royong ini dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan kerja bakti pengerasan gang ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarwarga dan sinergi dengan pemerintah desa mampu menciptakan perubahan nyata di lingkungan sekitar. Semangat kebersamaan seperti ini menjadi modal penting dalam membangun desa.